Skip to main content
Artikel

Dibaca: 11 Oleh 20 Apr 2020November 15th, 2020Tidak ada komentar
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Oleh : ,
(Penyuluh seksi Pencegahan Bidang P2M – BNN propinsi Sulawesi Tengah)

Kisah kemarin pagi, dua (2) mobil di parkir di depan pintu pagar rumahku dan menghalangi mobilku yang akan keluar dari garasi dan akhirnya saya harus terlambat ke kantor, sempat membuat emosi saya bergejolak. Tetapi di akhir kisah, saya harus memaafkan pengemudinya.

kisah ini menginspirasi saya untuk menulis sesuatu hari ini. Kesalahan memarkir kendaraan terlihat sebagai tindakan kecil tetapi memberikan efek besar yang merugikan orang lain. seharusnya setiap tindakan yang kita lakukan, harus dipikirkan secara baik. apakah tindakan yang kita lakukan memiliki tujuan yang baik dan menciptakan sesuatu kondisi yang berguna bagi diri sendiri atau orang lain atau sebaliknya?.

Dalam kehidupan , kita di harapkan untuk melakukan sesuatu yang terbaik. Setiap pikiran, ucapan dan tindakan kita sebisanya memberikan energi positif kepada orang lain di sekitar kita.

Situasi saat ini , kata ” Positif” di tengah wabah corona adalah sebuah kata yang meberikan rasa takut pada setiap orang. Setiap tindakan kita yang salah, menjadikan atau melahirkan orang dengan status”positif” yang baru. Untuk itu, kita harus bersama berjuang agar Indonesia dan bahkan dunia keluar dari situasi ini dan untuk menghilangkan status Positif dengan melakukan langkah kecil yang positif untuk mencapai hasil negatif bagi yang positif covid 19. Kita tak perlu berlari untuk mencapai semua itu. Setiap orang dengan satu langkah kecil akan memberikan suatu hasil yang besar yang merupakan harapan kita bersama yaitu bebas dari wabah virus Corona.

Dalam kasus Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, kitapun dituntut untuk berpikir dan bertindak dengan benar tanpa merugikan diri sendiri dan orang lain. Jangan pernah berpikir bahwa ketika kita mencoba menggunakan narkotika, tidak akan memberikan efek ketagihan atau kecanduan , seolah merasa bahwa diri kita kuat dan kebal. Pikiran yang salah akan melahirkan tindakan yang salah dan tindakan yang salah ini, pada akhirnya merugikan diri sendiri, keluarga, sahabat dan orang lain.

Begitupun untuk kasus Peredaran Gelap Narkotika, jika kita hanya berpikir bahwa keuntungan dalam berbisnis Narkotika sangat menggiurkan dan pada akhirnya tindakan salahpun terjadi dengan terlibat sebagai kurir ataupun pengedar, sangat di sayangkan. Peredaran Gelap Narkoba memberikan dampak yang sangat merugikan banyak orang tanpa memandang usia, status sosial, status ekonomi , agama dan suku .

Saat ini, Penyalahgunaan Narkotika di Indonesia kian hari kian meningkat. Sulawesi Tengah yang pada Tahun 2017 berada pada urutan ke 18 , sekarang berada pada urutan ke -4 dari 34 Propinsi yang ada di Indonesia. Melihat kenyataan ini, saatnya kita berbenah diri. Mari bersama kita berjuang bersama Pemerintah untuk untuk mendukung Badan Narkotika Nasional dengan programnya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.

Bersama kita wujudkan Indonesia bebas Virus Corona ( covid 19) dan bebas dari Penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.

Diakhir tulisan ini, saya mengajak kita semua untuk senantiasa berpikir dan bertindak dengan benar. Saya ingat sepenggal syair lagu rohani : kumulai dari diri sendiri,, untuk melakukan yang terbaik. Jadi tidak ada kata terlambat untuk itu. Mulailah dari diri kita sendiri.

#bebascorona #stopnarkoba #cegahpenyalahgunaannarkoba#perangiperedarangelapnarkoba #penyuluhseksipencegahan #bidangP2M
#bnnpropinsisulawesitengah #infobnnri #bnnpsulteng #stopnarkoba#narkobamembunuhmu #narkobanoprestasiyes #soalpalu #likepalu#sultengbersinar #infosulteng #sultengterkini #kotaPalu #sulteng #paluviral#infokotapalu #likeforlikes #sigi #donggala #parigimoutong #poso#tojounauna #ampana #luwuk #banggai #banggaikepulauan #banggailaut #tolitoli #buol #morowali #covid-19 #corona

HUMAS BNNP SULTENG
Instagram: INFOBNN_PROVINSI_SULTENG
Twitter : BNNPSULTENG
Facebook : HUMAS BNNP SULTENG
Youtube : BNNP SULTENG

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel